{"product_id":"bambuskohle-2-x-200-g-zuzii","title":"Arang Bambu 2 x 200 g - ZUZII","description":"\u003cp style=\"text-align: center;\"\u003e \u003cstrong\u003eDESKRIPSI\u003c\/strong\u003e \u003cbr\u003e  Pelembap udara alami dari arang bambu. Dikemas dalam kantong linen. \u003cbr\u003e Arang bambu diperoleh melalui proses karbonisasi (pirolisis), yaitu pembakaran bertahap, lambat, dan anaerob fragmen tanaman pada suhu sangat tinggi. Mengambil bentuk \u003cbr\u003e zat yang sangat aktif terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Struktur berporinya mampu mengadsorpsi, menarik, dan kemudian menetralkan molekul sebagian besar cairan atau gas dari lingkungan sekitarnya, \u003cbr\u003e mengikat secara permanen. Penggunaan arang bambu yang tepat memungkinkan kelembapan udara yang paling nyaman di dalam ruangan dan juga mencegah pembentukan jamur serta perkembangbiakan serangga.\u003cbr\u003e Ini juga digunakan antara lain di: \u003cbr\u003e Kulkas - menyerap bau tidak sedap \u003cbr\u003e Untuk sepatu - menyerap bau tidak sedap \u003cbr\u003e Lemari pakaian - menetralkan bau tidak sedap dan kelembapan \u003cbr\u003e Mobil - dibiarkan di musim dingin mencegah embun beku di jendela \u003cbr\u003e Rumah baru - menyerap bau cat, kayu, dll. \u003c\/p\u003e \u003cp style=\"text-align : center; \"\u003e \u003cstrong\u003ePENGGUNAAN\u003c\/strong\u003e  \u003cbr\u003e Sekali sebulan, jemur kemasan yang lembap selama sekitar 2 jam di bawah sinar matahari. Setelah waktu ini, arang siap digunakan kembali. Kartrid bekas sepenuhnya dapat terurai secara hayati dan dapat digunakan sebagai pupuk.\u003cbr\u003eKemasan bertahan 2 tahun.\u003c\/p\u003e","brand":"ZUZII","offers":[{"title":"Default Title","offer_id":44532853866775,"sku":"5901122274223","price":117.35,"currency_code":"DKK","in_stock":false}],"thumbnail_url":"\/\/cdn.shopify.com\/s\/files\/1\/0700\/0571\/9319\/products\/61093.jpg?v=1677520269","url":"https:\/\/marktbio.com\/id-dk\/products\/bambuskohle-2-x-200-g-zuzii","provider":"MarktBio.com","version":"1.0","type":"link"}